Skip to content

Working with Linux Commands

Faridl Mukhlashin Akbarullah
Pembelajar IT | Technical Practitioner • Ditulis pada 25 April 2026
  1. menjelaskan tujuan dari karakter spesial dari commands di bash.
  2. menjelaskan command yang biasa digunakan untuk memanipulasi atau mencari text.
  3. Menjelaskan redirection dan menjelaskan syntax yang umum digunakan untuk redirect.

Special Character, wildcards, dan redirection

Section titled “Special Character, wildcards, dan redirection”

Biasanya di bash penggunaan space (” ”) digunakan untuk separator. jadi setiap ada spasi maka dianggap dilanjutkan ke perintah berikutnya dan penamaan atau sejenisnya menjadi tidak bisa dilakukan jika memakai spasi yang mengakibatkan error atau commands tidak sesuai dengan yang diinginkan.

maka dari itu, cara kita mengakali jika diharuskan menggunakan spasi maka kita bungkus text tersebut dengan petik dua (”). Didalam petik dua maka dianggap 1 argument bukan lebih dan bukan dianggap menuju perintah selanjutnya.

contohnya.

Terminal window
echo "Hello World!"

dimana Hello spasi World! dianggap satu argument bukan dua.

metacharacters adalah beberpa symbol yang biasa digunakan dalam bash yang melambangkan atau memberikan maksud sesuatu di bash.

berikut adalah beberapa metacharacter yang biasanya digunakan. Dapat dilihat di gambar dibawah ini.

Bash metacharacter

berikut adalah penjelasan masing masing

Contoh penggunaannya dapat dilihat di gambar berikut.

penggunaan *

kegunaan bintang () disini digunakan untuk merubah character berapapun. bisa dibilang kalau "" menandakan bahwa ALL atau semuanya.

penggunaan * 2

Contoh penggunaannya dapat dilihat di gambar berikut.

penggunaan ?

kegunaan Question Mark (?) hampir sama dengan bintag (*) perbedannya adalah kalau bintang bisa berisi berapapun characternya, kalau question mark maka hanya seberapa banyak ? digunakan.

kalau ? ada satu maka mencari seluruh character dari nama file di satu tempat itu saja.

Contohnya seperiti dibawah.

penggunaan ? 2

pencarian yang sama dengan character didalam brackets

contohnya :

Terminal window
ls log_[abc].txt

jadi setelah log_ maka cari character a,b, dan c. seperti log_a.txt log_b.txt log_c.txt.

contoh lainnya adalah.

contohdeskripsi
[a-e]karakter dari a sampai e
[acd]cuma karakter a,c, dan d
[a-zA-Z][0-9]jadi ada 2 character, character pertama a-z huruf kecil dan besar, sedangkan character kedua adaalah angka antara 0-9

other metacharacter

ada beberapa Redirection Operators, berikut adalah beberapa diantaranya.

OperatorDeskripsi
>mengirimkan output dari command ke sebuah file
<mendapatkan input untuk commands dari sebuah file
|menjalankan command dan melemparkan output dari command tersebut ke dalam input dari command yang lain
>>menambahkan output dari command ke dalam content dari file yang sudah ada
2>melemparkan error yang di generate oleh command ke dalam sebuah file
2>>menambahkan error yang digenerate command ke dalam content dari file yang sudah ada

contoh penggunaaannya adalah.

Terminal window
ps -ef | grep sshd
ls -l /etc | less

berikut adalah gambar contoh penggunaannya.

contoh penggunaan diatas

  1. penggunaan ps -ef | grep sshd melakukan list dan melemparkan outputnya ke dalam grep command yang terlihat untuk sshd pattern di dalam hasil dari ps.
  2. sedangkan ls -l /etc | less melakukan list content dari /etc folder dan melakukan redirect hasilnya ke dalam less command yang mana user dapat melakukan navigate dan menyimpan konten ke dalam file.

Bagaimana penggunaan > dan >> dan redirect error 2> dan 2>>

Section titled “Bagaimana penggunaan > dan >> dan redirect error 2> dan 2>>”

contohnya dari syntax berikut

Terminal window
uptime > info.txt
hostname >> info.txt

akan menghasilkan hasil seperti digambar.

hasil dari syntax diatas

penjelesannya adalah.

  1. uptime memberikan output sudah berapa lama sistem aktif
  2. dari output tersebut kita masukkan hasilnya ke dalam file baru info.txt. hasilnya dapat kita lihat dari command cat diatas.
  3. hostname memberikan output hostname dari sistem operasi
  4. karena info.txt sudah ada dan berisi output dari uptime, maka kita menambahkan dibawah output uptime tersebut output dari hotname. hasilnya dapat kita lihat menggunakan command cat diatas.

untuk penggunaan 2> dan 2>> sama dengan diatas, tapi khusus untuk output error.

sebagai default, output redirect melakukan overwrites (menimpa data yang sudah ada) tanpa peringatan.

variable noclobber di buat untuk menghindari perlakuan overwrites tersebut. sebagian besar linux distribution tidak tersetting noclobber secara default.

contohnya adalah sebagai berikut.

Terminal window
set -o noclobber
echo "test1" > textfile.txt
echo "test2" > textfile.txt

sebagai default diatas test1 akan tertimpa test2 karena symbol > digunakan untuk membuat file baru dari output tersebut, jika ingin mengambahkan didalamnya maka kita menggunakan >>

tapi kadang kita ada kesalahan pengetikan dan sebagainya. maka noclobber ini bisa menjadi solusi untuk menghindari dibuat file baru tapi untuk ditambahkan ke file tersebut

hasil diatas sama dengan.

Terminal window
echo "test1" > textfile.txt
echo "test2" >> textfile.txt

contoh pipe redirector contoh pipe redirector

tee command digunakan untuk membaca input dan menuliskan datanya ke dalam suatu file. cara kerjanya seperti > tapi isinya tetap di generate di terminal dan hasilnya di taruh di file.

kalau ingin append maka menggunakan option -a seperti.

Terminal window
sudo apt-get update | tee -a log_update.txt

Command substitution, chaining dan filtering

Section titled “Command substitution, chaining dan filtering”

perintah ini digunakan sebagai cara untuk memberikan input dari output command lain contohnya adalah sebagai berikut.

Terminal window
echo "Hari ini adalah $(date)"

diatas kita menggunakan command substitution, output dari data akan memberikan kita tanggal sekarang dan output dari echo maka akan memberikan output Hari ini adalah [tanggal].

ada 2 cara yang dipakai.

  1. menggunakan backtick (`) cara lama dan jarang digunakan.
  2. menggunakan $(command) cara baru dan sering digunakan orang2 sekarang.

command sustitution sangat bergunaka ketika menulish bash script.

menggunakan semicolon (;) untuk chain commands

Section titled “menggunakan semicolon (;) untuk chain commands”

chain disini adalah berantai. jadi jika kita ingin melakukan urutan commands tanpa harus menunggu satu commands sebelumnya selesai.

contoh penggunaannya adalah seperit dibawah.

Terminal window
sudo apt-get update ; apt-get install nginx

syntax diatas digunakan untuk menjalankan 2 syntax secara berurutan sekaligus.

pertama-tama command sudo apt-get update akan dijalankan terlebih dahulu untuk update sistem dan selanjutnya apt-get install nginx dijalankan setelahnya untuk menginstall nginx.

grep dikenal untuk digunakan setelah command yang lain, bebarengan dengan symbol atau pipe |.

contohnya adalah.

Terminal window
ps -ef | grep sshd
cat /var/log/secure | grep fail

output dari ps dan cat dicari yang memiliki text sshd atau fail.

Command cut digunakan untuk memisahkan karakter atau kata didalam file dengan pemisah antara karakter, posisi dan delimiter seperti koma (,)

jika kita mempunyai file excel dengan nama names.csv yang datanya dipisahkan dengan koma maka jika kita melakukan cat maka datanya akan tersambung seperti.

Akbar, Klaten, akbar@ngod.ing

yang mana data diatas memiliki maksud nama, alamat, email. data diatas dianggap satu dan berada di satu baris.

cara kita memisahkannya, kita dapat menggunakan command cut. dan outputnya dapat kita masukkan ke suatu file menggunakan > atau | tee

contohnya adalah seperti dibawah.

command cut

dengan options dapat kita tambahkan seperti list dibawah.

options command cut

sed merupakan singkatan dari stream editor gunanya untuk mengubah, menghapus, atau mengganti text secara otomatis (find and replace).

berikut adalah beberapa caranya.

  1. Ganti text menggunakan s :

    Terminal window
    sed 's/lama/baru/g' file.txt

    syntax diatas ini digunakan untuk mengubah isi text didalamnya, semua text yang match contohnya.

    Terminal window
    sed -i 's/localhost/127.0.0.1/g' config.js

    syntax diatas digunakan untuk mengubah semua text localhost di config.js menjadi ip 127.0.0.1.

    sedangkan options atau flag -i diatas digunakan untuk mengubah isi file asli secara langsung.

    sedangkan kalau tidak menggunakan -i data aslinya di config.js tidak terubah, lebih seperti preview yang diberikan di output terminal.

    dibagian /g mengubah semuanya, kalau diubah menjadi angka seperti /5 maka urutan kelimanya yang diubah.

  2. Menghapus barus menggunakan d

    contohnya adalah sebagai berikut.

    Terminal window
    sed '3d' file.txt

    digunakan untuk menghapus baris ke tiga.

Mengurutkan baris menggunakan sort

mengurutkan berdasarkan alphabetical, reverse order, number dan bulan.

command sort memberikan outputnya yang diurutkan. kalau di timpa atau dijadikan file baru maka menggunakan pole.

dibawah adalah beberapa list options yang dapat digunakan.

  • sort file.txt : memberikan output secara alphabetical order.
  • sort -r file.txt : memberikan output secara terbalik jadi reverse alphabetical order.
  • sort -u file.txt : melakukan list dengan data unik, atau tidak ada duplikasi.
  • sort -m file.txt : memberikan output berdasarkan pengurutan bulan.
  • sort file.txt -o sortedfile.txt : -o digunakan untuk memberikan output ke dalam file sortedfile.txt
  • sort -n file.txt : mengurutkan berdasarkan angka jika ada angka.
  • sort -k file.txt : saya masih bingung tapi kayaknya berdasarkan nomor di table?
  • sort -c file.txt : memberikan informasi apakah file sudah urut.

nah disini lumayan advance, jadi awak adalah bahasa pemrograman mini (pemrograman kecil mandiri). yang digunakan untuk memproses data yang memiliki kolom seperti csv maupun log.

dikarenakan sedikit kompleks maka saya berikan gambar dari materi AWS Re/Start.

awk 1

awk 2

berikutnya kita akan mempelajari materi Managing Linux Processes.