Working with files in linux

Pembelajar IT | Technical Practitioner • Ditulis pada 24 April 2026
What you will learn?
Section titled “What you will learn?”Apa yang akan kamu pelajari?
- Menjelaskan penggunaan dari hash, cksum, find, dan diff commands.
- Membedakan antara hard links dan symbolic links.
- membandingkan antaara tar.gzip dan zip commands.
Commands yang sangat penting (hash, cksum, find, grep, dan diff).
Section titled “Commands yang sangat penting (hash, cksum, find, grep, dan diff).”Berikut penjelasannya.
Command hash
Section titled “Command hash”Hash digunakan untuk menampilkan list dari program yang berjalan baru-baru ini, path dimana mereka berada dan berapa kali mereka dijalankan.
informasi ini di maintanance dengan commands yang berada di table hash
dapat digunakan untuk me reset dan memodifikasi nama path dari program
syntaxnya dapat dilihat seperti dibawah.
hash [options] [-p pathName] [options] [commandName]Hash command menampilkan layar dan memodifikasi lokasi yang diingat dari program yang sudah diberikan commands seperti pada BASHRC yang sudah ditambah path nya disana. Dan berapa kali program itu dijalankan.
Semuanya disimpan di hash table dan hash memberikan options untuk menampilkan, mereset atau menghapus isi table.
Beberapa options di command hash
-dMenghapus lokasi dari commandName yang berada di hash table.-lMenampilkan Output dalam format yang dapat digunakan sebagai input di command yang lain.-pMenambahkan ataupun mengubah Lokadi Path dari lokasi full path dari commandLIne yang ada.-rMenghapus semua data hash table.-tmenampilkan lokasi dari commandName yang diinput.
command cksum
Section titled “command cksum”command ini mengenerate checksum value dari file atau stream dari data.
itu biasanya digunakan untuk melihat apakah filenya corrupted atau rusak dalam proses transfer seperti download, upload, send file, sampai transfer file.
menampilkan cylic redundance check atau CRC value dan berapa bytes dari sebuah file.
jika CRC value dari filenya sama dengan sebelum dan setelah transfer maka filenya tidak rusak / corrupted.
syntaxnya dapat dilihat seperti di bawah.
cksum [FileName]command find
Section titled “command find”command fine digunakan untuk mencari file atau directori dengan nama yang sama dengan yang diinputkan.
kita dapat mencari dari :
- Pemilik
- Nama File
- Ukuran File
- Tanggal Modifikasi File
kita dapat juga menjelaskan dimana directoryy untuk dicari untuk mempersempit pencarian.
kita juga dapat melakukan aksi ketika file ditemukan.
syntaxnya seperti dibawah
find [directory to start from] [options] [waht to find]contohnya seperti dibawah.
find /home/akbar -name listDomain.txtfind juga memiliki beberapa options, beberapa diantaranya adalaha.

ada beberapa aksi yang dapat kita lakukan di command find diantaranya adalah
| Option | Deskripsi |
|---|---|
| -fpring | Menulis output dari find dan menaruhnya di suatu file |
| -exec | jalankan command didalam command find, apa yang ingin kamu lakukan dengan file yang sudah ditemukan |
| -delete | digunakan untuk menghapus file, cari file tertentu berdasarkan string dan hapus filenya |
Kalau grep itu mencari di dalamnya kalau find mencari nama file atau directory nya.
contoh penggunaan option adalah seperti dibawah ini
- Contoh 1
find . -iname fileA.txt- Contoh 2
find /home/student01 -user student01- Contoh 3
find /home/student01 -name *.jpg- Contoh 4
find /etc -iname "*.conf" -mtime 7Berikut penjelasannya
-
contoh pertama menunjukan bagaimana pencarian untuk file dengan nama fileA.txt dan pencarian dilakukan di directory saat ini. Pencarian diharuskan mengabaikan penggunaan huruf besar kecil di dalam penamaan file.
-
contoh kedua menunjukkan bagaimana pencarian dari file yang student01 miliki, yang mana dimulai di direktori /home/student01.
-
contoh ketiga menunjukan bagaimana pencarian dari file dan ekstensi nama file seperti .jpg yang berada di direktori /home/student01
-
contoh keempat menunjukan bagaimana pencairian dari file yang memiliki ekstensi nama “.conf” yang berada di direktori /etc/ Pencarian diharuskan case insensitife atau tidak mempedulikan huruf besar kecil dan mengembalikan hanya yang telah dimodifikasi tepat 168 (7 x 24) jam yang lalu.
command grep
Section titled “command grep”grep command adalaah penggunaan command yang digunakan untuk mencari content dari file yang memiliki patern text atau string dan dimunculkan setiap persamaan yang ditemukan.
grep command dapat juga digunakan untuk mencari file didalam directory
grep command juga menyediakan settingan untuk mengontrol search dan Output
Contoh Syntaxnya dapat dilihat seperti dibawah.
grep <text pattern atau string> <dimana pencariannya>berikut beberapa option yang dimiliki grep.
| Option | Deskripsi |
|---|---|
| -i | Digunakan untuk mengabaikan case sensitive |
| -r | recursive searches, artinya pencarian harus menyeluruah harus sampai subfolder sampai subfolder paling dalam |
| -l | List hanya nama file saja jangan didalamnya |
| -n | meminta tolong untuk menunjukan baris ke berapa juga |
| -c | memberikan jumlah berapa yang telah ditemukan dengan yang dicari |
| —files-with-matches | jika ditemukan didalam suatu file maka file itu yang akan di list di output |
Perbandingan Grep dan Find
Section titled “Perbandingan Grep dan Find”| find | grep | |
|---|---|---|
| Deskripsi | Pencarian files beradarkan kriteria yang diberikan | Pencarian konten atau isi file dari text yang sama |
| Penggunaaan | Biasanya digunakan untuk menemukan lokasi dari suatu atau beberapa file | Biasanya digunakan untuk mencari text atau string di dalam file |
| Output | Mengembalikan nama nama file | Mengembalikan list dari isi filenya juga |
command diff
Section titled “command diff”diff command digunakan untuk membandingkan antara dua file untuk setiap barisnya.
penggunaannya bisa dilihat di gambar dibawah.

Link adalah bagaimana suatu files dilihat.
penggunaannya seperti sourcut, contohnya adalah kamu memiliki suatu file bernama fileA.txt dan kamu membuat file lagi bernama fileB.txt.
fileB.txt yang kamu buat melakukan link ke fileA.txt maka setiap perubahan di fileB.txt akan merubah fileA.txt.
Linux memiliki 2 jenis link, diataranya adalah.
- Hard Link - Setiap file memiliki indoe (inode menunjukkan dimana file berada di harddisk atau ssd). hard links melakukan link ke inode tersebut sehingga jika file aslinya dihapus maka file yang melakukan link akan tetap ada.
Contohnya, ketika fileA.txt yang asli dihapus maka fileB.txt masih tetap ada dan memiliki isi yang sama ketika fileA.txt dihapus.
- Symbolic Link - Atau lebih dikenal dengan soft atau symlink, a symbolic link yang melakukan link ke original file atau ke path file original.
Kalau yang ini seperit shourcut di wondows (yang biasanya ada di home desktop untuk setiap aplikasi yang diinstal maka iconnya muncul di depan layar). Kalau symlink ini jika file utamanya atau fileA.txt dihapus maka fileB.txt ikut terhapus atau corrupt.

Linux Compression Utilities
Section titled “Linux Compression Utilities”Kalau kalian pernah menginstal atau mengenal WinRar di windows, maka ini adalah utilities yang memiliki kegunaan yang sama.
digunakan untuk mengelompokkan dan mengompress suatu atau beberapa file/direktori menjadi satu file yang terkompres sehingga isinya bisa menjadi lebih kecil ketimbang aslinya.
tar (tarball)
Section titled “tar (tarball)”salah satu yang terkenal dan terinstal di banyak distro linux adalah tar.
fila yang telah terkompress ini dinamakan tarball
konten dari file yang di archive dapat secara optimal di kompres.
contoh penggunaannya adalah sebagai berikut.
tar -cvf namaFile.tar fileYangDikompres1.mp3 fileYangDikompres1.mp4 fileYangDikompres1.txtdiatas terdapat -cvf yang merupakan options di tarball, berikut penjelasan dari beberapa options yang sering digunakan oleh tarbal.

gzip command
Section titled “gzip command”salah satu utilities atau app yang digunakan untuk melakukan kompresi maupun dekompresi dari files termasuk tarballs.
contohnya adalah sebagai Berikut.
-
melakukan Compression
Terminal window gzip salesdata.tar -
melakukan Decompression
Terminal window gzip -d salesdata.tar.gz
zip dan unzip commands
Section titled “zip dan unzip commands”zip biasanya ada di windows jadi ini bisa menjadi lintas platform atau saling berbagi file dari berbagai OS.
berikut adalah penggunaan zip dan unzip commands.
-
melakukan Compression
Terminal window zip -r [FolderName] -
melakukan Decompression
Terminal window unzip [FolderName].zip
Selanjutnya
Section titled “Selanjutnya”Selanjutnya kita akan mempelajari managing linux file permissions