linux command line
Apa yang akan kamu pelajari di pelajaran ini?
- Menjelaskan Alur Login
- Menjelaskan Syntax Command di Linux
- Menjalankan Operasi Sederhana di Command Line
- Menjelaskan Input, Output dan Error standart
Alur Login Linux
Section titled “Alur Login Linux”Ketika kita pertama memasuki command line ssh server, Kita akan diberikan pertanyaan untuk memberikan user dan password. jika user sudah diberikan seperti
ssh user@ip-addressmaka kita hanya ditanyakan password saja
Ini yang dinamakan dengan DEFAULT AUTHENTICATION PROCESS.
USER yang tersimpan di linux akan tersimpan di “/etc/.psswd” didalamnya terdapat data sebagai berikut.
- user name atau login name
- Password yang telah dienkripsi
- User ID
- Group ID
- Deskripsi USER
- User Home Directory
- User Login Shell
Terdapat 2 jenis penyimpanan Login di sistem. dan keduanya ditempatkan pada.
- /etc/passwd
- /etc/shadow
perbedaanya dapat dilihat di table berikut.
| FITUR | /etc/passwd | /etc/shadow |
|---|---|---|
| Isi Utama | Daftar username, UID, Home Directory, dan Shell. | Hash Kata Sandi yang terenkripsi dan informasi kadaluarsa sandi. |
| Keamanan | Bisa dibaca oleh semua user (Permission: 644). | Hanya bisa dibaca root (Permission: 600). |
| Tujuan | Identifikasi user agar sistem tahu siapa Anda. | Otentikasi keamanan agar sistem tahu Anda punya akses. |
Bagi yang bingung degan passwd dan shadow
Section titled “Bagi yang bingung degan passwd dan shadow”Kenapa namanya passwd tapi tidak ada passwordnya, tapi yang ada hanya di shadow?
Karena dulu hanya ada satu file yaitu passwd yang berisi semua informasi user termasuk username dan password.
tapi karena masalah keamanan karena passwd bisa diakses oleh semua user atau public walaupun passwordnya sudah di hash.
Hacker dapat mengambil hash passwordnya dan melakukan brute force di komputer lainnya.
akhirnya dibuatkan file baru bernama shadow yang berisi hash password tapi file ini hanya bisa diakses oleh Root dan tidak bisa diakses user linux lainnya.
Kenapa passwd masih ada?
Section titled “Kenapa passwd masih ada?”karena banyak aplikasi waktu itu menggunakan passwd karena membutuhkan username guna melakukan program atau pekerjaan seperti mengakses CLI.
Akhirnya bagian yang dulunya password di file passwd diganti dengan placeholder huruf x.
Akhirnya dibagilah tugas
- passwd untuk menyimpan informasi username. (namanya tidak diganti juga karena banyak aplikasi sudah menggunakannya, kalau diganti maka banyak aplikasi atau sistem akan crash)
- shadow untuk menyimpan informasi yang berkaitan dengan password
Apa yang terjadi setelah login?
Section titled “Apa yang terjadi setelah login?”Setelah Login maka terdapat tahapan untuk menjalankan bash. Apa itu bash? Bash adalah bahasa script yang digunakan untuk menjalankan tahapan tahapan commands yang telah dibuat sebelumnya menggunakan script bash (Bahasa Bash). intinya bash itu seperti bahasa pemrograman Command Line atau Terminal. Dan terkadang digunakan untuk membuat perintah commands sendiri.
Terdapat 3 jenis file bash, berikut jenisnys.
-
/home/username/.bashrc
Digunakan untuk menyimpan commands dan menyimpan pengaturan script, cara menjalankannya adalah dengan commands bash. dan dijalankan ketika kita sudah memasuki terminal server. Dapat dijalankan kapan saja selama kita di terminal.
-
/home/username/.bashrc_profile
Sama seperti bashrc tapi memiliki perbedaan kapan dijalankannya. .bashrc_profile dijalankan Ketika kita login di terminal server dan bukan setelahnya. Dan terkadang .bashrc ikut dijalankan karena di .bashrc_profile memiliki script seperti dibawah.
Terminal window # Isi standar di dalam .bash_profileif [ -f ~/.bashrc ]; then. ~/.bashrcfi -
/home/username/.bashrc_history
Ia bukan bash script tapi log aktifitas kita ketika kita mengetikan commands di terminal. Seperti history. Inilah file yang memberikan kita bantuan ketika kita di terminal dan menekan tombol panah atas / bawah untuk melihat commands kita terdahulu.
Linux Command Structure
Section titled “Linux Command Structure”Ada 3 Struktur Linux Commands yaitu.
- Commands yang berada diawal
- Options yang ditandai dengan - atau —
- Argument yang berisi value
Structurenya seperti dicontoh.
man -i whoamiatau
docker-compose up -dMaksudnya bisa dilihat di table.
| man / docker-compose | -i /-d | Whoami / up |
|---|---|---|
| Perintah Man utnuk memunculkan halaman manual | pengaturan -i untuk melakukan case sensitive search | whoami adalah argument berisi apa yang ingin dicari |
| Apa yang ingin kamu lakukan | Memodifikasi commands nya | Apa yang Commands lakukan terhadapnya |
| Command : mengemudi | Option : apakah lampunya nyala | Argument : mobil |
Terkadang Commands harus menggunakan sistem root seperti docker jadi di awal menggunakan root seperti
sudo docker-compose up -dcommands yang kamu berikan case sensitif jadi hati-hati antara huruf besar dan kecil
Beberapa Commands yang berguna
Section titled “Beberapa Commands yang berguna”DI section ini kalian akan berlajar commands apa saja yang berguna ketika kita menggunakan linux commands.
-
whoami commands : memberikan informasi siapa yang login.
Input
Terminal window whoamiOutput
yourusername
-
id : digunakan untuk memberikan informasi user dan grup id dimana user digrup kan didalamnya.
Terminal window id -
hostname : memberikan informasi nama dari host, domain, atau node yang berada di system.
Terminal window hostname -
uptime : digunakan untuk memberitahu berapa lama server atau komputer telah aktif. dan akan direset ketika reboot / restart / dihidupkan ulang.
Terminal window uptime -
date : digunakan untuk memberitahu tanggal dan jam dari tanggal dan jam yang telah disetting oleh server.
Terminal window date -
cal : digunakan untuk menampilkan bentuk kalender sederhana di terminal. jika tidak ada argumen maka terminal akan mengeluarkan data tanggal sekarang.
Terminal window cal -
clear : digunakan untuk menghapus semua commands diatasnya sehingga tampilan terminal bersih.
Terminal window clear -
echo : digunakan untuk memberikan atau print argument echo di terminal.
Terminal window echo "Hello World!" -
history dan !number : .bashrc_history menyimpan semua commands yang telah kita berikan. commands history memberikan list history kita di output terminal, disana kita akan melihat number diikuti commands. untuk melihat user siapa yang melakukan commands kita dapat menggunakan commands !numberdaricommands.
Terminal window historyTerminal window !125 -
touch : digunakan untuk membuat file baru. dengan extensi terserah kita.
Terminal window touch newFile.txt -
ls : digunakan untuk melihat semua directory dan file dimana kita berada. options -a digunakan untuk melihat file tersembunyi.
Terminal window ls -a -
cat : digunakan untuk melihat isi dari suatu file yang nantinya akan diprint di output terminal.
Terminal window cat newFile.txt
Standard Input, Output, Error di terminal
Section titled “Standard Input, Output, Error di terminal”Teori 1,2,3. BELUM DITAMBAHKAN. (COMING SOON).

Pembelajar IT | Technical Practitioner • Ditulis pada 17 April 2026