Skip to content

linux command line

Apa yang akan kamu pelajari di pelajaran ini?

  1. Menjelaskan Alur Login
  2. Menjelaskan Syntax Command di Linux
  3. Menjalankan Operasi Sederhana di Command Line
  4. Menjelaskan Input, Output dan Error standart

Ketika kita pertama memasuki command line ssh server, Kita akan diberikan pertanyaan untuk memberikan user dan password. jika user sudah diberikan seperti

ssh user@ip-address

maka kita hanya ditanyakan password saja

Ini yang dinamakan dengan DEFAULT AUTHENTICATION PROCESS.

USER yang tersimpan di linux akan tersimpan di “/etc/.psswd” didalamnya terdapat data sebagai berikut.

  1. user name atau login name
  2. Password yang telah dienkripsi
  3. User ID
  4. Group ID
  5. Deskripsi USER
  6. User Home Directory
  7. User Login Shell

Terdapat 2 jenis penyimpanan Login di sistem. dan keduanya ditempatkan pada.

  1. /etc/passwd
  2. /etc/shadow

perbedaanya dapat dilihat di table berikut.

FITUR/etc/passwd/etc/shadow
Isi UtamaDaftar username, UID, Home Directory, dan Shell.Hash Kata Sandi yang terenkripsi dan informasi kadaluarsa sandi.
KeamananBisa dibaca oleh semua user (Permission: 644).Hanya bisa dibaca root (Permission: 600).
TujuanIdentifikasi user agar sistem tahu siapa Anda.Otentikasi keamanan agar sistem tahu Anda punya akses.

Kenapa namanya passwd tapi tidak ada passwordnya, tapi yang ada hanya di shadow?

Karena dulu hanya ada satu file yaitu passwd yang berisi semua informasi user termasuk username dan password.

tapi karena masalah keamanan karena passwd bisa diakses oleh semua user atau public walaupun passwordnya sudah di hash.

Hacker dapat mengambil hash passwordnya dan melakukan brute force di komputer lainnya.

akhirnya dibuatkan file baru bernama shadow yang berisi hash password tapi file ini hanya bisa diakses oleh Root dan tidak bisa diakses user linux lainnya.

karena banyak aplikasi waktu itu menggunakan passwd karena membutuhkan username guna melakukan program atau pekerjaan seperti mengakses CLI.

Akhirnya bagian yang dulunya password di file passwd diganti dengan placeholder huruf x.

Akhirnya dibagilah tugas

  1. passwd untuk menyimpan informasi username. (namanya tidak diganti juga karena banyak aplikasi sudah menggunakannya, kalau diganti maka banyak aplikasi atau sistem akan crash)
  2. shadow untuk menyimpan informasi yang berkaitan dengan password

Setelah Login maka terdapat tahapan untuk menjalankan bash. Apa itu bash? Bash adalah bahasa script yang digunakan untuk menjalankan tahapan tahapan commands yang telah dibuat sebelumnya menggunakan script bash (Bahasa Bash). intinya bash itu seperti bahasa pemrograman Command Line atau Terminal. Dan terkadang digunakan untuk membuat perintah commands sendiri.

Terdapat 3 jenis file bash, berikut jenisnys.

  1. /home/username/.bashrc

    Digunakan untuk menyimpan commands dan menyimpan pengaturan script, cara menjalankannya adalah dengan commands bash. dan dijalankan ketika kita sudah memasuki terminal server. Dapat dijalankan kapan saja selama kita di terminal.

  2. /home/username/.bashrc_profile

    Sama seperti bashrc tapi memiliki perbedaan kapan dijalankannya. .bashrc_profile dijalankan Ketika kita login di terminal server dan bukan setelahnya. Dan terkadang .bashrc ikut dijalankan karena di .bashrc_profile memiliki script seperti dibawah.

    Terminal window
    # Isi standar di dalam .bash_profile
    if [ -f ~/.bashrc ]; then
    . ~/.bashrc
    fi
  3. /home/username/.bashrc_history

    Ia bukan bash script tapi log aktifitas kita ketika kita mengetikan commands di terminal. Seperti history. Inilah file yang memberikan kita bantuan ketika kita di terminal dan menekan tombol panah atas / bawah untuk melihat commands kita terdahulu.

Ada 3 Struktur Linux Commands yaitu.

  1. Commands yang berada diawal
  2. Options yang ditandai dengan - atau —
  3. Argument yang berisi value

Structurenya seperti dicontoh.

Terminal window
man -i whoami

atau

Terminal window
docker-compose up -d

Maksudnya bisa dilihat di table.

man / docker-compose-i /-dWhoami / up
Perintah Man utnuk memunculkan halaman manualpengaturan -i untuk melakukan case sensitive searchwhoami adalah argument berisi apa yang ingin dicari
Apa yang ingin kamu lakukanMemodifikasi commands nyaApa yang Commands lakukan terhadapnya
Command : mengemudiOption : apakah lampunya nyalaArgument : mobil

Terkadang Commands harus menggunakan sistem root seperti docker jadi di awal menggunakan root seperti

Terminal window
sudo docker-compose up -d

commands yang kamu berikan case sensitif jadi hati-hati antara huruf besar dan kecil

DI section ini kalian akan berlajar commands apa saja yang berguna ketika kita menggunakan linux commands.

  1. whoami commands : memberikan informasi siapa yang login.

    Input

    Terminal window
    whoami

    Output

    yourusername

  2. id : digunakan untuk memberikan informasi user dan grup id dimana user digrup kan didalamnya.

    Terminal window
    id
  3. hostname : memberikan informasi nama dari host, domain, atau node yang berada di system.

    Terminal window
    hostname
  4. uptime : digunakan untuk memberitahu berapa lama server atau komputer telah aktif. dan akan direset ketika reboot / restart / dihidupkan ulang.

    Terminal window
    uptime
  5. date : digunakan untuk memberitahu tanggal dan jam dari tanggal dan jam yang telah disetting oleh server.

    Terminal window
    date
  6. cal : digunakan untuk menampilkan bentuk kalender sederhana di terminal. jika tidak ada argumen maka terminal akan mengeluarkan data tanggal sekarang.

    Terminal window
    cal
  7. clear : digunakan untuk menghapus semua commands diatasnya sehingga tampilan terminal bersih.

    Terminal window
    clear
  8. echo : digunakan untuk memberikan atau print argument echo di terminal.

    Terminal window
    echo "Hello World!"
  9. history dan !number : .bashrc_history menyimpan semua commands yang telah kita berikan. commands history memberikan list history kita di output terminal, disana kita akan melihat number diikuti commands. untuk melihat user siapa yang melakukan commands kita dapat menggunakan commands !numberdaricommands.

    Terminal window
    history
    Terminal window
    !125
  10. touch : digunakan untuk membuat file baru. dengan extensi terserah kita.

    Terminal window
    touch newFile.txt
  11. ls : digunakan untuk melihat semua directory dan file dimana kita berada. options -a digunakan untuk melihat file tersembunyi.

    Terminal window
    ls -a
  12. cat : digunakan untuk melihat isi dari suatu file yang nantinya akan diprint di output terminal.

    Terminal window
    cat newFile.txt

Teori 1,2,3. BELUM DITAMBAHKAN. (COMING SOON).

Faridl Mukhlashin Akbarullah

Pembelajar IT | Technical Practitioner • Ditulis pada 17 April 2026