Skip to content

Editing FIles in Linux

Apa yang akan kamu dapatkan?

  1. Dapat menjelaskan Commands sederhana dari vim file editor
  2. Dapat menjelaskan Commands sederhana dari GNU nano file editor
  3. Dapat menjelaskan Commands dari gedit file editor

GUI itu optional di linux. artinya Graphic seperti klik dan icon seperti di windows itu optional. jadi kamu harus bisa untuk mengedit files dengan tools spesifik di Command Line Interface / CLI / Terminal.

Kebanyakan Linux konfigurasi di simpan dalam bentuk text file. Jadi kamu harus bisa untuk memodifikasi atau merubah text files sampai memodifikasi sistem konfigurasi.

Vim adalah text editor default yang terdapat di semua Linux Distributions.

Bahkan vim dapat di cosomize sesuai yang kita mau.

Vim tidak ada tombol menu

Vim menggunakan dua jenis mode yang ber reaksi secara berbeda dengan ketikan keyboard.

artinya vim memiliki 2 mode yaitu editor setting mode untuk setting dan edit file mode untuk edit suatu file

  • Command Mode : Keystroke issue commands to vim
  • Insert Mode : keystroke untuk memasuki content yang terdapat di text file.
KeystrokeEffect
xHapus Karakter di Cursor
GMemindahkan kursor ke paling bawah File
ggMemindahkan kursor ke paling atas File
42GMemindahkan kursor ke line 42 dari file
/keywordMencari text keyword dari file
ycut
ppaste
imove ke insert mode / editing file mode
ZZmenuimpan dan keluar dari vim
Xmenghapus character di kursor
Ddundo commands terakhir
Uglobal
/gglobal cari yang lampau dan ganti yang baru
:s/old/new/gmemasuki insert mode dan membuat baris baru di bawah kursor
Omemasuki insert mode dan menambah text setelah cursor
A
h, j, k, lmemindahkan cursor atas, kanan, bawah, kiri

Dan masih banyak lagi

Kalian bingung? Sama saya juga hehe.

Seperti nya ini berada di Command Mode.

Ada beberapa Command yang dapat kita berikan ketika berada di mode ini, antara lain.

Jika kalian mengetikan keyword di table di bawah maka effect nya akan berbeda beda.

Common CommandEffect
:wWrites file (save)
:qKeluar dari Vim
:wqMenyimpan file dan keluar dari Vim
:wq!Menyimpan file dan memaksa keluar Vim
:q!Keluar dari Vim tanpa Saving atau tanpa menyimpan

Memasuki Editor File. Ada caranya, yaitu ketika memasuki Command mode kita pencet keyword i

Dengan memasuki Insert Mode kita bisa mengedit file layaknya text editor.

untuk keluar dari insert mode dan kembali ke command mode kita tinggal pencet ESC

Minimum Commands yang kamu harus tahu.

Common CommandEffect
iMemasuki insert mode
ESCMemasuki command mode dari insert mode
:enter Ex mode - saya ngga ngerti juga
:wqSimpan dan keluar
:q!Keluar tanpa Menyimpan

Ada dokumentasinya. Dokumentasinya jika kita mengetikan Command Vimtutor di shell Command Prompt maka kita dapat melihat dokumentasinya.

kalau kita masih memasuki Command Mode, kita bisa melihat bantuan dengan

  • :help
  • :help keyword

untuk terkhir ini saya juga masih belum tahu tapi kapan2 saya beritahu atau email saya akbar@ngod.ing kalau saya lupa.

  • k:Open the man page for the word at the cursor?

nano lebih mudah digunakan dari pada vim.

nano adalah text editor yang umum di linux. tapi terkadang tidak semua linux terutama di server tidak memilikinya jadi kita diharuskan menginstallnya.

install nano cukup mudah, yaitu di command prompt kita masukkan Command :

Terminal window
sudo apt-get install nano

jika kita ingin membuka text editor di file maka kita tinggal memberikan command :

Terminal window
nano fileName.txt

setelah mengetikan command diatas kita sudah memasuki text editor dan tinggal merubah isinya. Bahkan dibawah / footer dari nano terdapat tulisan bantuan untuk kita mengedit file. Seperti yang terlihat di gambar.

image18

Berikut beberapa Commands yang terdapat di nano.

CommandsEffect
CTRL+XKeluar Nano
CTRL+OSave File
CTRL+KCut Text
CTRL+UPaste Text
CTRL+GHelp
CTRL+WSearch lewat String
CTRL+YPindah ke layar sebelumnya
CTRL+VPindah ke layar setelahnya
CTRL+CPerlihatkan Letak Cursor Sekarang

Karena saya malas ngetik. lihat saja gambar dibawah. list nano commands

gedit adalah text editor yang memiliki graphic. Itu membutuhkan user interface seperti GNOME, Xfce, atau KDE. jadi kalau di komputer mungkin bisa tapi kalau di server yang tidak punya user interface atau graphic card mungkin tidak bisa di gunakan.

Berikutnya akan mempelajari terkait working with the linux file system.

Faridl Mukhlashin Akbarullah

Pembelajar IT | Technical Practitioner • Ditulis pada 18 April 2026